John Montagu : Petaruh Prefesional Dari Inggris



Sepanjang hidupnya, John Montagu mendapatkan kredibilitas dan rasa hormat yang besar dari para kenalan, kolega maupun para musuh-musuhnya. Posisi terhormat juga telah di embannya, diantaranya menjadi pemimpin tertinggi dalam dunia kemiliteran, sekaligus menjadi sekretaris Jendral bagian pertahanan di Inggris. Oleh pemerintah Inggris, John Montagu dianugerahi gelar Earl, atas jasa-jasanya. Namun John Montagu tidak hanya terkenal dibidang kemiliteran.terkenal sangat piawai dalam mengontrol diri dan menilai seseorang, menjadi senjata utamanya dalam permainan taruhan yang melambungkan namanya dalam bidang lainnya, Judi.

Oleh Lady Mary Fitzgerald, teman dekat dari John Montagu, sosok pria periang tersebut digambarkan sebagai berikut “Montagu needed ambition and vanity in order to succeed. He had a penetrating intelligence, a good understanding of character, and the ability to work with those around him. He had excellent judgment and the ability to foresee difficulties. He liked to be flattered but understood it for what it was. He tended to be either too formal or too familiar. He was happiest when his head ruled his heart.”

Background & Keluarga

John Montagu dilahirkan pada tanggal 13 November 1718 di Cheswick, Inggris. Anak dari Edward Richard Montagu dan Elizabeth Popham Montagu petaruh Maxbet Online. Ketika Montagu kecil baru berusia empat tahun, ayahnya Richard Montagu meninggal dunia secara tidak terduga. Ibunya, Elizabeth Popham Montagu segera menikah kembali, tetapi menolak untuk membawa John kecil bersamanya. Untung baginya, kakeknya ayah dari Richard Montagu menerimanya untuk tinggal bersamanya. Namun kemalangan kembali menghampiri ketika kakeknya meninggal dunia sebelum ulang tahunnya yang ke 11 tahun tiba. Kesulitan keuangan, memaksa neneknya sebagai satu-satunya keluarganya, untuk membawanya pindah ke Perancis dengan hanya sedikit uang yang tersisa.

Karena usianya yang masih muda dan miskin pengalaman pekerjaan, dirinya dipaksa untuk melanjutkan pendidikan ke universitas dan mengambil jurusan hukum. Universitas pertama yang dimasukinya adalah Eton College, tempat dimana dirinya belajar bahasa Latin dan Yunani. Pada musim semi tahun 1735, John mengambil jurusan lain di Trinity College dimana dia menghabiskan dua tahun hanya untuk belajar sebelum akhirnya memutuskan untuk berkeliling Eropa. Dia menghabiskan beberapa tahun tinggal di Prancis sebelum mengunjungi Mesir, Yunani dan Italia.

Peran Sebagai Pemimpin

Kepulangannya ke kota Sandwich pada tahun 1739, telah merubahnya menjadi seorang pria yang jauh lebih terhormat dibanding saat dirinya meninggalkan Inggris. Saat itu dirinya telah menjadi salah satu pembantu utama dari Duke of Bedford ketika dirinya berusia 21 tahun. Butuh waktu 6 tahun lagi bagi dirinya untuk mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar dan penting. Pada tahun 1745, dia dikirim ke Belanda untuk menjalankan sebuah misi dari Duke of Bedford. Oleh Duke of Bedford, John diangkat menjadi Kapten dalam pasukan regiment / infantri. 

Pada tahun 1746 tugas lain yang lebih besar menantinya ketika dikirim sebagai utusan yang berkuasa penuh pada kongres di Breda dimana dia mendapatkan tugas untuk mendamaikan Eropa yang sedang bergejolak saat itu. Salah satu hal paling penting yang diraihnya adalah ketika anjurannya untuk melakukan kesepakatan damai yang disebut Treaty of Aix-la-Chapelle diterima dan menghentikan Agresi militer Austria.

Karirnya kian cemerlang ketika John mendapatkan pangkat baru sebagai direktur jendral perwakilan dari Inggris untuk negara Belanda, dan menjadi perwakilan negara untuk negara-negara utara. John Montagu diakui sebagai salah satu bintang muda dalam sejarah perpolitikan Inggris dan mulai mendapat pengakuan dari koleganya. Dikenal akan keterusterangannya dalam melakukan komunikasi dan sangat informatif. Dirinya lah yang selalu bersikeras bahwa Inggris butuh lebih memperkuat angkatan lautnya dibandingkan untuk menguatkan infantri, suatu keputusan yang sangat tepat dilakukan oleh Inggris yang terkenal sebagai raja di lautan.

Dengan uang yang diperolehnya dalam permainan sebuah permainan judi pada suatu malam, John Montagu memberikan bantuan finansial kepada kapten kapal Cook's Voyage yang akan melakukan penjelajahan jauh ke samudra Pasifik yang akhirnya menemukan benua Australia dan beberapa pulau-pulau kecil di kepulauan Pasifik yang salah satunya akhirnya dinamakan Sandwich Island untuk menunjukkan penghormatannya kepada John Montagu. Saat ini kepulauan tersebut sangat terkenal di seluruh dunia dan menjadi tujuan utama para pelancong yang bernama kepulauan Hawaii.

Terkadang posisinya tersebut memang membutuhkan ketegasan dan tanpa ragu dirinya akan membunuh seseorang yang terbukti melakukan pengkhianatan terhadap negara. John Montagu juga merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas dihukum matinya mantan politisi Inggris, John Wilkes yang melakukan kecurangan seperti penyogokan dan penipuan. John Montagu juga menjabat sebagai Komandan angkatan laut pemerintah Inggris selama perang Revolutionary berlangsung. John terkenal tak kenal takut walau para tentara jatuh berguguran didepan hidungnya, namun dirinya menolak untuk menyerah dan terus menyelesaikan misinya suatu sikap yang juga terlihat amat jelas dalam permainannya di meja judi.

Judi : Hobby atau Gaya Hidup

Salah satu hal yang mungkin tidak banyak orang tahu tentang John Montagu adalah walau dirinya terkenal dengan gayanya yang sempurna, namun dirinya memiliki sisi gelap di rumah yaitu memiliki seorang istri yang memiliki mental tidak stabil dan tak mampu menandingi dirinya. Untuk melupakan masalah-masalah rumah tangganya, John sangat sering terlihat bermain judi sepanjang malam hingga pagi tiba. Dalam hal perjudian, ada beberapa permainan kartu yang sangat digemarinya, namun favoritnya jelas adalah permainan Euchre. Permainan ini dikenalnya kala saat mendapat tugas di angkatan laut, tempat dirinya sering sekali bermain bersama para koleganya sesama angkatan laut.

John juga sangat sering bermain di rumahnya, mengundang para kerabat dan teman-temannya di seluruh Eropa. Ketika telah berada di meja judi, dirinya tidak akan meninggalkan meja walaupun untuk makan. Dia sanggup hanya memakan roti berisi daging iris ketika sedang menekuni hobbynya, berjudi. Hal yang sangat tak lazim di zamannya tersebut. 

Keluarga & Teman Dekatnya

John diketahui pernah terlibat dalam beberapa kisah asmara sepanjang hidupnya. Namun tentu saja yang paling menarik untuk dibahas adalah istrinya, Dorothy Fane. Pernikahan John Montagu dan Dorothy menghasilkan seorang putra bernama John. Sayangnya pernikahan yang awalnya harmonis tersebut akhirnya harus kandas tepat setahun setelah kelahiran John, putra mereka. Dorothy mengalami masalah mental hingga akhirnya harus diungsikan ke Windstor Castle dan berada dalam pengawasan penuh orang-orang yang diupahi oleh John Montagu hingga akhirnya meninggal dunia disana.

Di saat istrinya masih hidup, John Montagu dikenal memiliki beberapa pasangan tak resmi termasuk dengan penyanyi opera Martha Ray. James Hackman seorang rektor dari Wiveton, pria yang cemburu akan kesuksesan-kesuksesan John Montagu membunuh Martha dalam sebuah konser musik di Royal Opera House di Covent Garden. Hal ini menyebabkan John Montagu kehilangan fondasinya dan tak pernah pulih dari tragedi tersebut. Hingga akhirnya meninggal dunia. John Montagu memiliki beberapa orang anak dari wanita lainnya, termasuk salah satunya adalah Basil yang kelak akan menjadi seorang pengacara terkenal di Inggris. Basil merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas modernisasi hukum bankrutnya seseorang di Inggris yang hingga hari ini masih dipergunakan.

Pasca Kematian

John Montagu yang memiliki banyak gelar dan kehormatan baik di angkatan laut Inggris maupun di meja judi ternyata memiliki fakta mengejutkan yaitu dirinya tidak termasuk golongan kaya. Fakta miris justru terbuka yaitu dirinya sering sekali meminjam uang dari para koleganya dari keluarga bangsawan, terutama dari Prince of Wales. Secara tertutup, tanpa publikasi dirinya memohon kepada teman dekatnya Admiral Molyneux Shuldham untuk bermain Aman Judi Online memberikan bantuan finansial kepada putranya setelah dirinya meninggal.

Sepanjang hidupnya, John dikenal sebagai penyuka musik dan sangat sering terlihat menghadiri konser-konser musik klasik. Dia menyewa lusinan para pemain musik yang dinamakan sebagai Catch Club hanya khusus untuk melakukan permainan musik ketika dirinya sedang kalut atau sedang bermain taruhan di meja judi. Menurutnya panduan musik klasik dan permainan judi merupakan kombinasi yang paling ideal dan membantunya fokus di permainan. Namun akibat kecanduan akan permainan judi pula lah yang mengakibatkan dirinya akhirnya meninggal dunia pada tahun 1792 dengan kondisi tanpa uang.


Comments

Popular posts from this blog

Wild Bill Hickok : Anti Perbudakan Yang Dikenal Sebagai Pemain Poker Kenamaan dari Illinois

Brian Molony : Petaruh Sejati Asal Kanada

Nick Dandolos : Penjudi Profesional Legendaris Asal Yunani