Brian Molony : Petaruh Sejati Asal Kanada

Brian Molony adalah seorang yang memiliki masa depan cerah awalnya. Dirinya luar biasa pintar, mempesona, dan memiliki wajah yang rupawan. Namun selain itu, Brian juga memiliki hal kelam, sebuah obsesi yang hitam, yaitu sangat menggemari perjudian bahkan candu karenanya, hampir mustahil melihatnya jauh dari meja casino. Kecanduan ini yang akhirnya mengakhiri hidupnya, mengakibatkannya melakukan sesuatu yang disesalinya seumur hidup.



“Molony wasn’t really interested in money and what it can buy. He was interested in accumulating infinite amounts of money, so that he could keep playing. That was his sustenance. The more money he made, the more he could lose," demikian kata Richard Kwietniowski, seorang direktur dalam sebuah film sensasional yang mengangkat cerita dan kehidupan Brian Molony.

Background

Intuisi dan kegemarannya dalam bermain judi telah menjerat Brian Molony sejak usia relatif muda. Semuanya bermula ketika ayahnya membawanya ke lokasi perjudian kuda dan mengajarinya cara-cara bertaruh dan strategi untuk memenangkan taruhan. Celakanya, Brian Molony muda ternyata amat menggemarinya dan menjadikan judi sebagai hidupnya. Bahkan di sekolah, Brian Molony malah menjadi bandar taruhan bagi teman-temannya yang sedang melakukan pertandingan-pertandingan resmi olahraga. 

Memiliki seorang ayah seorang dokter, ibunya adalah seorang ibu rumah tangga biasa yang mengasuh dirinya bersama ketiga saudaranya. Setelah tamat SMA, Brian melanjutkan pendidikannya dengan masuk ke universitas Western Ontario, tempat dimana dirinya meraih gelar Bachelor Degree untuk jurusan Jurnalistik dan berharap suatu hari kelak akan menjadi seorang penulis sukses. 

Usai menyelesaikan kuliahnya tersebut, Brian langsung mencari pekerjaan dengan tujuan utamanya adalah melamar di Canadian Imperial Bank of Commerce yang melakukan seleksi ketat dalam penerimaan karyawan baru. Berkat otak yang cemerlang dan memiliki kepribadian yang kuat dirinya mendapatkan nilai yang tinggi, membawanya mendapatkan posisi sebagai manager di Maxbet Online

Brian memiliki hubungan asmara dengan seorang gadis sejak di masa kuliah dan dari semasa kuliah tersebut telah hidup bersamanya dalam sebuah apartemen kecil dekat rumah tempat tinggalnya. Seiring waktu, usianya saat itu telah menginjak 26 tahun, dan luarbiasanya, Brian telah menjabat sebagai manager dalam usia yang relatif muda.

Bersamaan dengan karirnya yang semakin menanjak, Brian memiliki kekuasaan penuh untuk menerima atau menolak segala hal keuangan di tempatnya bekerja. Utang atau Piutang dari yang menawarkan harus melalui tanda tangannya terlebih dahulu. Pada saat itu gajinya sebagai manager adalah sebesar $ 35.000 per tahun yang membawanya ke Casino untuk mencari tambahan uang. Di saat sedang beruntung, Brian Molony mampu menghasilkan uang hingga $75 ribu hingga ratusan ribu dollar dari meja casino. Bahkan bukan hanya dari meja casino, dia bahkan juga melakukan taruhan untuk permainan sportsbook seperti Superbowl dan sukses menggandakan kemenangannya hanya dalam waktu semalam. Sayangnya, dia menghabiskan uang-uangnya secepat dia mendapatkannya.

Kehidupan sebagai Penjudi dan Tindakan Kriminal

Tak perlu menunggu waktu lama, kegemarannya berjudi akhirnya berpengaruh pada pekerjaannya. Dan dengan posisinya sebagai manager, dirinya dengan mudah mengetahui sistem dan tata cara seluruh pembukuan yang ada di kantornya. Brian dengan mudah melakukan korupsi hingga jutaan dollar tanpa diketahui oleh kantornya bekerja. Hal ini dilakukannya lewat berbagai cara salah satunya adalah melakukan permintaan hutang dengan berbagai nama palsu atau melakukan penipuan terhadap nasabah besar di bank tempatnya bekerja. Salah satu korbannya adalah Sherry Brydson pendiri dari Elmwood Women's Club. Ditenggarai ada banyak nama lainnya yang menjadi korban namun seluruhnya hingga hari ini memutuskan untuk tetap Unanimous.



Brian mentransfer seluruh dana kejahatannya ke tempat-tempat pencucian uang yang berposisi di California dimana dirinya dapat melakukan perjudian di casino favoritnya di Las Vegas. Namun seperti kata pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, begitu jgua dengan nasib Brian Molony yang dalam setiap perjudian yang dilakukannya selalu mengalami kekalahan. Tak heran bahkan dalam semalam saja mampu menghabiskan hingga $ 200.000.

Akhir Kisah, Tertangkap

Sayangnya, kekalahan demi kekalahan yang menghampirinya tidak jua membuat dirinya jera. Bahkan keinginannya untuk berjudi malah semakin besar. Bersamaan dengan ketidakberuntungan dirinya yang baru saja menelan kekalahan kesekian kalinya di musim semi tahun 1982 yang kala itu menghabiskan total 1 juta dollar hanya dalam semalam. Kecurangan dan tindakan kriminal yang dilakukannya terendus oleh bank tempatnya bekerja. Atas perbuatan itu, dirinya segera diciduk pihak berwenang, pihak casino di Las Vegas juga dituntut karena tidak pernah peduli dan menanyakan darimana sumber dana Brian berasal. 

Pihak Canadian Imperial Bank melancarkan tuntutan kepada casino tempat Brian biasa bermain dengan menyatakan tuntutan membiarkan dan memberikan keleluasaan kepada Brian untuk bermain walau menggunakan uang curian. Kasus ini ditutup setelah pihak bank dan casino bersedia untuk berdamai dan dilakukan secara rahasia. Sementara Brian, akhirnya mengakui seluruh kejahatannya dan dipenjara selama 6 tahun. 

Mengumpulkan kembali yang Tersisa

Selama di penjara, Brian juga dipaksa untuk melakukan serangkaian rehabilitasi demi mengobati keinginannya berjudi. Brian Molony yang didakwa selama 6 tahun, akhirnya keluar dari penjara lebih cepat hanya dua tahun setengah akibat berkelakukan baik selama di penjara. Hari ini, Brian bekerja sebagai konsultan manager dan selalu rutin mencicil utang-utangnya Aman Main Judi. Dia rajin memberikan seminar menyeruakan tentang bahanyanya mencandu perjudian dan menggunakan kisah hidupnya untuk menghentikan kebiasaan berjudi. Kekasihnya bersedia memaafkannya dan kini mereka telah resmi menikah dan dikarunia 3 orang anak dan tinggal di perumahan sederhana di Pickering, Ontario.

Inspirasi dan Literatur

Sebuah buku berjudul, Stung karangan Gray Stephan Ross merupakan sebuah buku yang berisi kisah hidup dari Brian Molony yang diterbitkan pada tahun 2002 lalu. Brian Molony bekerja bersama penulis untuk memastikan fakta-fakta yang ada adalah benar dan tidak melenceng. 

Comments

Popular posts from this blog

Wild Bill Hickok : Anti Perbudakan Yang Dikenal Sebagai Pemain Poker Kenamaan dari Illinois

Nick Dandolos : Penjudi Profesional Legendaris Asal Yunani